Sabtu, 10 Desember 2011

Eclipse.



Metrotvnews.com, Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Sumatra Utara, memprakirakan gerhana bulan akan terjadi, Sabtu (10/12) malam pukul 19.00 WIB. "Mungkin gerhana terakhir pada tahun 2011," kata Kepala bidang Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Hendra Suwarta di Medan, Sabtu (10/12).

Menurut Hendra, gerhana itu terjadi karena posisi matahari, bumi, dan bulan berada sejajar mulai sekitar pukul 19.00 WIB. Akibatnya, sinar matahari tidak sampai ke bulan karena tertutup bumi yang berada di tengahnya.


Ia memperkirakan penutupan bulan dari sinar matahari berlangsung hingga pukul 24.00 WIB. "Jadi, gerhananya mungkin hingga pukul 24.00 WIB," katanya. Menurut Hendra, gerhana bulan merupakan fenomena alam biasa. Tahun depan fenomena serupa juga akan terjadi kembali.


Karena hanya fenomena alam alamaih, gerhana bulan tersebut diperkirakan tidak akan membawa pengaruh apa pun. "Fenmena tersebut masih bisa dilihat dengan mata telanjang," kata Hendra menjelaskan.(Ant/DOR)

Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.

Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.

Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana bulan (salat khusuf).

source : here and here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar